The Running Dictation Game

 

 

MENGEMBANGKAN LISTENING SKILL

MELALUI RUNNING DICTATION GAME

Oleh:

W i d a y a n t o

 

Departemen Agama

Madrasah Terpadu

Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang

Jl. Bandung 7 Telp./Fax. (0341) 551 357 Malang

KATA PENGANTAR

 

Kita sadari bahwa Pembangunan Nasional di bidang pendidikan merupakan bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Hal ini bisa ditempuh dengan cara mewujudkan lulusan sekolah yang sehat, mandiri, beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, cinta tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilme pengetahuan dan teknologi, serta memiliki etos kerja yang tinggi dan berdisiplin. Hal ini relevan dengan tujuan nasional tadi yaitu mewujudkan masyarakat yang damai, demokratis, berkeadilan, berdaya saing, maju dan sejahtera.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut bukanlah hal yang mudah seperti membalik telapak tangan. Perlu dicari cara-cara inovatif yang bisa dilaksanakan sehingga bisa mendukung tujuan itu secara maksimal sesuai dengan pedoman-pedoman yang berlaku.

Sehubungan dengan inovasi pembelajaran, maka perlu bagi guru-guru untuk mempunyai sifat kreatif dalam mengajar. Rasa kreatif itu bisa dituangkan ketika mengajar anak didik dikelasnya.

Demikianlah, karya tulis ilmiah ”Mengembangkan Listening Skill melalui Running Dictation” ini sebagai upaya untuk memenuhi salah satu model pembelajaran Bahasa Inggris secara inovatif dan menarik yang disesuaikan dengan keadaan sekolah, kemampuan guru dan siswa serta biaya yang ringan. Dikatakan demikian karena menurut asumsi kami, model pembelajaran ini bisa dilaksanakan di semua jenjang dan semua ketrampilan berbahasa bisa tercakup di dalamnya, yang meliputi ketrampilan mendengar (listening), ketrampilan berbicara (speaking), ketrampilan membaca (reading) dan juga ketrampilan menulis (writing).

Semoga upaya ini bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan, khususnya pembelajaran Bahasa Inggris.

 

Penulis,

 

Drs. Widayanto, M.Pd

NIP: 150 255 992

Data Pribadi Peserta Simposium

 

Malang, 15 agustus 2005

Penulis

W i d a y a n t o

Note*:

*Master Karya Ilmiah dan Cara pembelajaran Running Dictation ada di CD


ABSTRACT

Widayanto, tahun 2005. Mengembangkan Listening Skill Melalui Running Dictation. Sebuah Karya Tulis. Simposium Nasional Inovasi Pembelajaran dan Pengelolaan Sekolah ke-3 Tahun 2005.

 

 

 

Adanya kenyataan bahwa siswa-siswi di sekolah-sekolah Islam (Madrasah Aliyah) mengalami kesulitan didalam mempelajari Bahasa Inggris Menjadi focus dari tulisan ini. Indikasinya bias dilihat dari hasil EBTANAS/UAN setiap tahunnya dimana sebagian besar dari mereka gagal mendapatkan nilai yang bagus. Salah satu penyebab dari kegagalan ini adalah adanya budaya pengajaran yang tidak kondusif (Lestari, 1999). Di dalam kelas siswa-siswi diharapkan untuk duduk manis, mendengarkan keterangan Bapak Guru dengan seksama, penuh perhatian dan penuh hormat. Guru adalah dianggap sebagai satu-satunya orang yang mengetahui segala sesuatu dan selalu mendominasi kegiatan di kelas (teknik tradisional). Jika budaya ini tidak dirubah, maka niscaya usaha apapun yang dilakukan untuk memperbaiki kualitas pengajaran akan sia-sia.

 

Penelitian ini diadakan dengan menggunakan desain non-equvalent control group untuk mengetahui apakah siswa-siswi yang diperlakukan dengan pengajaran melalui Running Dictation akan mendapatkan pencapaian yang lebih bagus di bidang listening skill disbanding kelompok yang diajar dengan cara tradisional.

 

Agar penelitian ini lebih mengarah, maka peneliti merumuskan suatu hipotesis yaitu: Grup siswa-siswi yang diajar melalui Running Dictation akan memperoleh pencapaian yang lebih besar dari group siswa yang diajar dengan cara tradisional.

 

Subject penelitian ini adalah murid kelas III-IPA2 Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang sebagai grup perlakuan dan kelas III-IPA3 sebagai grup kontrol. Seperangkat pre-test (TOEFL tes) listening yang berisi pernyataan pendek diberikan kepada kedua grup. Kemudian masing-masing diberi perlakuan selama 4 kali pertemuan. Pada pertemuan ke-5, seperangkat post-test (TOEFL tes) listening skill diberikan kepada mereka. Hasil pre-tes dan post-tes diberi skor dan dianalisda menggunakan analisa t-test.

 

Hasilnya menunjukkan bahwa secara signifikan grup siswa yang diperlakukan dengan Running Dictation mendapatkan pencapaian yang lebih baik di dalam listening skill dari pada grup yang diajar dengan metode tradisional.

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

1.1 Latar Belakang Masalah

Banyak yang mengatakan bahwa pengajaran Bahasa Inggris di Indonesia tidak berhasil (Lestari, 1999). Lulusan Sekolah enengah Lanjutan Tingkat Atas setelah belajar Bahasa Inggris selama enam tahun belum bisa menggunakannya dalam komunikasi sehari-hari. Salah satu sebab kegagalan ini adalah budaya pengajaran di kelas yang kita miliki tidak kondusif untuk menunjang proses pembelajaran. Di dalam kelas murid dituntut untuk duduk manis, mendengarkan guru secara seksama dan mematuhi semua keterangannya. Guru adalah merupakan satu-satunya orang yang dianggap mengetahui segala sesuatu dan oleh karena itu, dia mendominasi kegiatan di kelas. Ditambah lagi keadaan kualitas guru yang masih kurang bagus kualitas kerjanya, dimana semua itu tidak dapat dilepaskan dari manajemen pendidikan. Oleh karena itu, program peningkatan kualitas guru dalam melaksanakan PBM (proses belajar mengajar), harus menjadi sesuatu yang utama disekolah disamping tiga aspek yang lain, yaitu kemampuan, semangat kerja dan dedikasi dan aspek kesejahteraan (Zamroni, 2000:120). Jika budaya semacam ini masih dipertahankan, niscaya usaha apapun yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kwalitas pendidikan akan sia-sia.

Budaya pengajaran Bahasa Inggris di kelas seharusnya berbeda dengan pelajaran lain, karena memang tujuannya berbeda. Oleh karena itu, sebuah pengajaran Bahasa Inggris seharusnya berlangsung secara komunikatif, wajar dan hidup dimana siswa-siswi mempunyai kesempatan berlatih untuk menggunakan bahasa yang sedang mereka pelajari. Seorang guru dalam hal ini hendaknya berperan sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran. Dengan demikian guru dituntut untuk memperkaya khasanah metode pembelajarannya sehingga mereka mempunyai segudang variasi metode dalam pikirannya. Hal ini akan berimbas pada keluwesan dalam penyampaian pengajaran dan menjadi nyaman dengan penerapan metode yang sesuai dengan kebutuhan murid.

Kurikulum terbaru yang sedang dikembangkan saat ini yaitu kurikulum 2004/KBK lebih menuntut seorang guru untuk berbuat maksimal mengadakan reformasi dalam pembelajarannya sebab perbedaan kurikulum ini dengan sebelumnya adalah: Perbedaan apa yang ada pada kur. ‚94 dan ‚04 dalam aspek pembelajarannya? Perbedaan terletak pada:

ASPEK PROSES PEMBELAJARAN

KURIKULUM 1994

KURIKULUM 2004

☻ BERSIFAT KLASIKAL

DENGAN TUJUAN

MENGUASAI MATERI

☺ BERSIFAT INDIVIDUAL

(KECEPATAN SISWA TIDAK

SAMA)

☻ GURU SEBAGAI PUSAT

PEMBELAJARAN

☺ GURU SEBAGAI FASILITATOR

SISWA SEBAGAI SUBJEK

☻ PEMBELAJARAN CENDERUNG

DILAKUKAN DI KELAS

☺ PEMBELAJARAN DI DALAM

DAN DI LUAR KELAS

☻ METODE MENGAJAR

CENDERUNG MONOTON

☺ METODE MENGAJAR

BERVARIASI

☻ PEMBELAJARAN MENGEJAR

TARGET MATERI HABIS

☺ BERDASAR KOMPETENSI

DASAR ADA REMIDIAL BAGI

YANG KURANG

 

Selanjutnya timbul pertanyaan strategi pembelajaran apa yang relevan dengan KBK? Maka paling tidak seorang guru harus paham tentang strategi pembelajaran

Contextual Teaching and Learning (CTL), Quantum Teaching-Learning dan juga

Pembelajaran PAKEM ( Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) dimana running dictation adalah salah satu pilihan.

McClelland (1984) menyatakan bahwa berbahasa adalah kombinasi dari keempat ketrampilan berbahasa. Hal ini berarti bahwa setiap proses pengajaran bahasa juga harus memasukkan ketrampilan menyimak (listening skill). Listening Skill yaitu kemampuan mengidentifikasi dan mengerti apa yang diucapkan oleh seseorang (Howat and Dakin, 1974), termasuk mengerti aksen seseorang, pembicaraan, pelafalan, tata bahasa, dan kosa kata, serta yang paling penting adalah makna yang terkandung dari ujaran-ujaran yang didengar.

Kembali pada variasi metode mengajar dan keluwesan dalam penerapan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi murid terutama dalam pembelajaran PAKEM, Running Dictation merupakan salah satu pilihan. Running Dictation adalah sebuah game yang menciptakan kolaborasi pertukaran pikiran, perasaan, dan ide antara beberapa orang yang menyebabkan efek yang sepadan pada masing-masing individu (Brown, 1994)

Sebuah laporan penelitian efek dari Running Dictation diantara murid-murid sekolah menengah (Lampe, 1996) mengindikasikan bahwa game ini meningkatkan pencapaian nilai siswa, menimbulkan rasa percaya diri, dan memperbaiki hubungan sesama teman. Penulis yakin, teknik ini akan sesuai untuk setting/keadaan siswa di Indonesia karena perasaan orang Indonesia pada umumnya sukagotong royong dan bekerjasama dari pada sifat individual dan suka berkompetisi/persaingan.

Berdasarkan uraian di atasdan agar supaya penelitian ini menjadi terarah, maka fokus tulisan ini saya khususkan pada penerapan Running Dictation dalam pengembangan listening skill (ketrampilan menyimak).

 

1.2 Perumusan Masalah

Sehubungan dengan latar belakang masalah, ada satu masalah yang ingin ditetapkan oleh penulis sebagai masalah utama dalam karya tulis ini yaitu: Apakah grup siswa yang diperlakukan dengan Running Dictation akan memperoleh pencapaian skor yang lebih baik jika dibanding dengan grup yang diperlakukan secara pengajaran tradisional?

 

1.3 Tujuan Penelitian

Dengan penelitian ini diharapkan bisa diketahui apakah grup siswa yang diperlakukan dengan Running Dictation akan memperoleh pencapaian skor yang lebih baik jika dibanding dengan grup yang diperlakukan secara pengajaran tradisional.

 

1.4 Hipotesis

Siswa-siswi yang diajar dengan menggunakan Running Dictation akan lebih baik skornya dari pada grup siswa yang diajar secara tradisional.

 

1.5 Asumsi

Penelitian ini diadakan dengan beberapa asumsi:

1.5.1 Ada banyak faktor yang mempengaruhi terhadap skor listening skill. Salah satu faktor adalah teknik pengajaran yang diterapkan oleh seorang guru dalam aktivitas pengajarannya.

1.5.2 Murid kelas III-IPA MAN 3 Malang bisa mengerjakan soal-soal tes TOEFL.

 

1.6 Skup Penelitian

Penelitian ini menduga adanya perbedaan yang signifikan antara murid yang diajar melalui Running Dictation dengan mereka yang diajar secara tradisional. Kemajuan ini ditunjukkan oleh kemajuan pencapaian skor listening skill. Kemajuan/progress dihitung dengan perbandingan pencapaian masing-masing grup siswa.

 

1.7 Pentingnya Penelitian

Studi ini diarahkan pada tersedianya investigasi ilmiah atas teknik yang diajukan, Running Dictation Game. Jika kemudian ditemukan bahwa dalam mengembangkan listening skill ternyata penerapan Running Dictation lebih efektif dari teknik tradisional, studi ini akan menyumbangkan sesuatu dalamusaha penemuan teknik yang lebih baik dalam pengajaran bahasa, khususnya listening skill, dengan disertai harapan hasil penelitian ini bisa digunakan sebagai usaha memperbaiki kualitas pembelajaran bahasa di di sekolah-sekolah pada umumnya dan sekolah Islam (Madrasah Aliyah) pada khususnya.

 

 

 

 

 

 

1.8 Definisi Istilah

Untuk menghindari salah interpretasi, istilah-istilah penting dalam karya tulis ilmiah ini didefinisikan sebagai berikut:

  1. Listening Skill: adalah salah satu dari keempat ketrampilan berbahasa yang berhubungan dengan kemampuan mengidentifikasi dan mengerti ujaran atau percakapan.
  2. Running Dictation: Adalah teknik mengajar rekreatif dimana murid bekerja dalam grup yang terdiri dari 4 s/d 5 orang dimana siswa diberi kesempatan untuk berinteraksi dengan teman sejawatnya dengan cara lari dan mendiktekan teks yang telah disiapkan (lihat lampiran)
  3. Teknik tradisional: adalah teknik mengajar dimana seorang guru beraksi sebagai fokus aktifitas (teacher centered). Dengan kata lain, adalah sebuah manajemen pengelolaan kelas yang umum terjadi, dimana semua siswa mengerjakan sesuatu yang sama secara individual dalam waktu yang bersamaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

KAJIAN PUSTAKA

Sebuah penelitian yang diadakan oleh Cohen (1994) dari Stanford University, dengan judul: Restructuring the Classroom, telah sampai pada kesimpulan bahwa kelompok kerja kecil semacam Running Dictation bisa diterima sebagai strategi dalam mencapai peningkatan tujuan pembelajaran. Cara sepertiini menghasilkan pemerolehan belajar, pengembangan daya pikir yang lebih tinggi, perkembangan periulaku sosial, cara mengadakan interaksi dan merupakan sebuah cara untuk memanage keheterogenan akademis dalam kelas.

Secara teori, Running Dictation adalah dikerjakan dalam kelompok-kelompok kecil yang akan memberikan kesempatan istimewa pada murid untuk aktif berbicara (Nystrand, 1986), adalah merupakan teknik yang direkomendasikan dalam rekonstruksi sekolah (Newmann, 1986). Teknik kelompok kecil ini juga secara luas direkomendasikan sebagai cara memperoleh derajat rasa persamaan dalam kelas (Oakes and Lipton, 1990). Manfaat dari Running Dictation adalah tersedianya peningkatan kesempatan komunikasi yang besar sesama murid (Kerr, 1985)

Barness dan Todd (1977) menyimpulkan bahwa belajar secara berkelompok lebih efektif dari cara atau teknik yang lain. Dibanding dengan metode yang lain, kompetisi dan individual, teknik bekerja secara berkelompok mempunyai nilai lebih (Johnson, 1984). Dalam teknik kompetisi, murid bekerja berlawanan dengan yang lain dengan tujuan mencapai sesuatu yang hanya bisa diperoleh oleh seorang siswa, yaitu juara 1. Tentu saja tujuan ini tercapai kalau saja dan jika saja siswa yang lain gagal. Sehingga hanya beberapa siswa saja yang aktif karena mereka mengira hanya merekalah yang bisa mencapai tujuan itu, sementara sebagian besar siswa hanya ogah-ogahan karena mereka yakin tidak memperoleh kesempatan sebagaijuara 1.

 

 

 

 

 

Secara singkat perbedaan antara Running Dictation dengan teknik tradisional adalah:

Running Dictation

Traditional

  • kerja sama
  • persamaan individu
  • heterogen
  • pembagian kepemimpinan
  • pembagian tanggung jawab pada masing-masing individu
  • ditekankan pada tugas dan penyelesaiannya
  • ketrampilanbersosialisasi diperoleh langsung
  • guru sebagai fasilitator

 

  • grup memproses keaktifannya
  • tanpa kerjasama
  • tanpa persamaan individu
  • homogen
  • tanpa pembagian kepemimpinan
  • tanggung jawab hanya ada pada diri pribadi
  • ditekankan pada tugas individu saja

 

  • ketrampilan bersosialisasi diabaikan

 

  • guru sebagai pusat pembelajaran (teacher centered)
  • tanpa proses gruping

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

METODE PENELITIAN

 

 

Bagian ini menerangkan tentang metodologi yang berhubungan dengan (1) desain penelkitian, (2) populasi dan sampel, (3) instrumen penelitian, (4) prosedur pengumpulan data, (5) analisa data, dan (6) prosedur penelitian

 

3.1 Desain Penelitian

Desain pada penelitian ini dinamakan Non-equivalent Control-Group with pre-test and post-test.

Desain tersebut bisa ditabelkan sebagai berikut:

 

Tabel 3.1

Non-equivalent Control-group with pre-test and post test

 

Pre-tes

Perlakuan

Pos-tes

Grup Perlakuan

Grup Kontrol

Tes A

Tes A

Eksperimen

Perbandingan

Tes B

Tes B

 

Grup eksperimen diberi perlakuan yaitu diajar listening skill dengan menggunakan teknik Running Dicatation, sedangkan grup kontrol diajar dengan teknik tradisional.

Perbedaan perlakuan tampak pada tabel 3.2

 

Tabel 3.2

Perbedaan perlakuan antara grup eksperimen dan grup kontrol

Pengajaran RunningDictation

(Grup eksperimen)

Pengajaran Tradisional

(Grup kontrol)

  1. Review/pengulangan
  2. Pre Listening Activities

Guru menerangkan kompetensi apa yang akan dipelajari bersama

Menyiapkan ready text Running Dictation

 

  1. Whilst listening activities

Siswa bekerja dalam kelompok 4-5

Siswa belajar melalui Running Dictation di halaman sekolah/luar kelas

 

 

  1. Post Listening Activities

Guru meminta siswa untuk mengerjakan soal di ready text

Siswa dipacu untuk berbicara dan berpartisipasi dalam kegiatan di masing-masing kelompok dalam bentuk diskusi

Salah seorang siswa menjadi pemimpin diskusi

Guru meminta siswa untuk mengumpulkan jawaban yang telah selesai dikerjakan

 

  1. Review/pengulangan
  2. Pre Listening Activities

Guru menerangkan kompetensi apa yang akan dipelajari bersama

 

 

 

  1. Whilst listening activities

Siswa mendengarkan tape recorder, guru meminta mereka untuk melihat buku teks dan meminta mereka untuk mencatat

Siswa tidak bekerja secara berkelompok

  1. Post Listening Activities

Guru meminta siswa untuk menulis jawaban yang benar

 

 

 

3.2 Populasi dan Sampel Penelitian

Penelitian ini diadakan di Madrasah Terpadu MAN 3 Malang. Sampelnya adalah siswa-siswi kelas III jurusan IPA.

Kelas III-IPA2 sebagai grup eksperimen sedangkan sebagai grup kontrol dipilih kelas III-IPA3.

 

3.3 Instrument Penelitian

Untuk mengumpulkan data, digunakan seperangkat tes yang diambil dari TOEFL Preparation Guide (Munoz, 1991) yang berisi text rekaman ujaran-ujaran pendek. Tes dilangsungkan di Lab. Bahasa. Murid menjawab pertanyaan pada lemmbar jawaban yang telah disediakan.

 

3.4 Prosedur Pengumpulan Data

Hasil tes yang telah diberikan selama 90 menit berupa pre-tes (lihat appendix) lalu dihitung kemudian diperoleh data sebagaimana tabel 3.3

 

 

Tabel 3.3

Hasil perhitungan pre-tes

Eksperimental Grup

Kontrol Grup

N = 28

∑X = 1470

∑X2 = 81.625

SD = 12,61

X = 52,5

N = 25

∑X = 1305

∑X2 = 72.737,5

SD = 13,59

X = 52,2

 

Tabel tersebut menunjukkan bahwa rata-rata (mean) skor dari grup eksperimen adalah 52,5 dan rata-rata dari grup kontrol 52,2.

Kemudian digunakan rumus:

 

 

Dan ditemukan bahwa SDX adalah 3,59. maka dilakukan uji t-tes

 

 

Nilai t-tes adalah 0,083 (keterangan ada di appendix). A nilai ini ada di bawah nilai kritis (1,684 (d.f. = 51) maka bisa disimpulkan bahwa sebelum diberi perlakuan kedua grup mempunyai kemampuan yang sama dalam listening skill.

 

3.5 Prosedur Penelitian

 

3.5.1 Pra Eksperimen

Yaitu berupa penelitian yang meliputi pemilihan populasi/sample, pembuatan soal-soal, rencana perlakuan, dan segala hal yang menyangkut keperluan penelitian

 

 

 

3.5.2 Ekasperimen

Pemberian perlakuan pada masing-masing grup dan juga pemberian tes baik pre-tes maupun post-tes. Perlakuan diberikan selama 4 pertemuan pada kedua grup yang setiap pertemuan memerlukan waktu sebanyak 90 menit (2 jam pelajaran). Perlakuan diberikan pada bulan Agustus antara tanggal 1 sampai dengan 10 tahun 2005.

 

3.5.3 Post Experimen

Kegiatan pada fase ini adalah terfokus pada analisa data, penulisan draft dan penulisan akhir dari penelitian ini sebagai mana layaknya karya ilmiah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

TEMUAN PENELITIAN

 

Hasil dari perhitungan post-tes bisa disinpulkan dalam tabel 4.1

 

Tabel 4.1

Perhitungan untuk t-tes pada Listening post-tes

Eksperimental Grup

Kontrol Grup

N = 28

∑X = 1.737,5

∑X2 = 111.868,75

SD = 12,24846

X = 62,05357

N = 25

∑X = 1370

∑X2 = 4.236,5

SD = 13,28611

X = 54,8

 

Perhitungan tersebut menunjukkan mean skor (X) dari grup experimen 62,05 sementara itu pada grup kontrol 54,8. Lebih jauh lagi standar deviasi (SD) dari grup eksperimen 12,25 dan kontrol grup 13,29.

Dihitung secara perbedaan derajat kesalahan maka SDX menunjukkan 3,508 (lihat appendix). Nilai t-tes nya adalah 2.067 sementara nilai kritis pada level signifikan p< ,05 adalah 1,684 (d.f =51)

Karena nilai t-tes ini lebih tinggi dari nilai kritis, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis di depan yaitu grup siswa yang diajar melalui Running Dictation akan memperoleh skor yang lebih tinggi dari pada siswa yang diperlakukan secara tradisional maka hipotesis ini dapat diterima.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

 

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan temuan penelitian di Bab sebelumnya, beberapa kesimpulan bisa ditarik : Pertama, secara umum ada pengaruh pada penerapan teknik Running Dictation maupun teknik tradisional, namun ada perbedaan pencapaian pada kedua teknik tersebut. Grup yang diajar melalui teknik Running Dictation memperoleh pencapaian yang lebih tinggi di bidang listening skill dari pada teknik tradisional. Dengan kata lain, teknik Running Dictation lebih bisa memfasilitasi dalam mengembangkan listening skill.

 

5.2 Saran

5.2.1 Karena hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mengembangkan listening skill melalui Running Dictation lebih baik dari teknik tradisional, maka disarankan kepada para guru untuk menggunakan teknik ini sebagai salah satu teknik dalam mengembangkan listening skill (ketrampilan menyimak) para siswanya.

5.2.2 Peneliti lain bisa mengadakan penelitian yang lebih jauh memakai topik yang sama dengan cara memasukkan lebih banyak subjek dan mempertimbangkan variabel-variabel lain untuk mendapatkan hasil yang lebih tajam dan tepat guna.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Barnes, D., and Todd, F. 1997. Communication and Learning in Small Groups. London: Routledge & Kegan Paul.

 

Brown, H. D. 1994. Teaching by Principle: An Interactive Approach to Language Pedagogy. New Jersey: Prentice Hall. Inc.

 

Cohen, E. G. 1994. “Restructuring the Classroom: Conditions for Productive Small Groups, ” Review of Educational Research Vol 64, No.1, p.1 Washington, DC: A Quarterly Publication.

 

Departemen Pendidikan Nasional, (2004). “Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Sekolah Dasar”. Jakarta

 

Howat, A. and Dakin, J. 1974. “Language Laboratory Materials.” Journal ed. J. P. B. Allen, S. P. B. Allen and S. P. Corder.

 

Johnson, D. W. Et. Al. 1984. Circles of Learning. Minnesota: The association for Supervision and Curriculum Development.

 

Johnson, Keith (1990). “Communicative Syllabus Design and Methodology.” Pergamon Institute of English.

Krahnke, Karl (1987). “Approaches to Syllabus Design for Foreign Language Teaching.” Prentice Hall regents, Englewood Cliffs. NJ07632

Lampe, J. R. “Effects of Small group Running Dictation among Hispanic Students in Elementary Social Studies.” The Journal of Education Research. Vol 89(3) Jan/Feb 1996.

 

Lestari, A. L. “English Classroom Culture Reformation: How Can It done?” TEFLIN Journal. X. 1 August 1999.

 

Marpadi, Djemari (2003). “Pedoman Umum Pengembangan Silabus Berbasis Kompetensi”. Jakarta: Ditjen Pendidikan Menengah Umum.

McClelland, J. and Elman, J. L. 1986. Interactive Approach in Speech Perception: The Trace Model. Cambridge: the MIT Press.

 

Munoz, Ellen, Mary and Pile, M. A. 1991. TOEFL Preparation Guide. Cliffs Notes Incorporated Lincoln, Nebraska 68501.

 

Newmann, F. 1991. “Linking Restructuring to Authentic Students Achievement,” Phi Delta Kappan, 72. 458-63.

 

Nystrand, M. 1986. The Structure of Written Discourse: Studies of Reciprocity between Readers and Writers. New York: Academic.

 

Oakes, J., and Lipton, M. 1990. making the Best of School: A Handbook for Parents, Teachers, and Policymakers. New Haven: Yale University Press.

 

Saricoban, A. “The Teaching of Listening”. The Internet TESL Journal. V.12 (online). Available: http://www.aitech.ac.jp/~iteslj/articles/Saricoban-listening. Html (1999. December 12)

 

Ur, P. 1986. teaching Listening Comprehension. Cambridge: Cambridge University Press.

 

Zamroni. 2000. Paradigma Pendidikan Masa Depan. Yogjakarta: Bigraf Publishing.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

APPENDIXES

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pretest

 

 

Experimental Group Control Group

No

Name Code

Score

No

Name Code

Score

1

AR

37.5

 

1

ATS

50

2

ARA

65

 

2

AM

70

3

CK

70

 

3

AMF

37.5

4

DH

47.5

 

4

AOS

57.5

5

DL

32.5

 

5

AFL

67.5

6

DA

65

 

6

HR

42.5

7

DAK

42.5

 

7

FFF

50

8

ENH

37.5

 

8

FUD

40

9

FR

60

 

9

FW

52.5

10

FLF

47.5

 

10

FRN

50

11

FU

32.5

 

11

HS

32.5

12

FA

47.5

 

12

HW

45

13

HM

57.5

 

13

IYP

50

14

IY

50

 

14

IF

80

15

IK

60

 

15

IP

47.5

16

IHY

50

 

16

JML

75

17

IH

45

 

17

JF

37.5

18

LA

62.5

 

18

KA

30

19

MR

40

 

19

KIP

72.5

20

MAD

70

 

20

NO

52.5

21

MDP

45

 

21

RMU

47.5

22

QZ

45

 

22

RK

62.5

23

NR

70

 

23

RG

37.5

24

NF

67.5

 

24

RGL

70

25

NZ

30

 

25

RNF

47.5

26

NM

65

 

 

 

 

27

NA

57.5

 

 

 

 

28

NB

70

 

 

 

 

 

Jumlah

1470

 

 

Jumlah

1305

 

N

28

 

 

N

25

 

1/N

0.0357143

 

 

1/N

0.04

 

Rata-rata

52.5

 

 

Rata-rata

52.2

 

SD

12.606688

 

 

SD

13.588966

 

SD2

158.92857

 

 

SD2

184.66

 

N.SD2

4450

 

 

N.SD2

4616.5

 

DNK

12.949931

 

 

 

 

 

SDX

3.5986012

 

 

 

 

 

T – Value

0.0833657

 

 

 

 

 

 

 

=

=

=

=

= 3.5986012

= 3.5075672

=

= 0.0833657

Post-test

 

 

Experimental Group Control Group

No

Name Code

Score

No

Name Code

Score

1

AR

57.5

 

1

ATS

52.5

2

ARA

57.5

 

2

AM

75

3

CK

72.5

 

3

AMF

25

4

DH

82.5

 

4

AOS

60

5

DL

50

 

5

AFL

65

6

DA

50

 

6

HR

70

7

DAK

75

 

7

FFF

37.5

8

ENH

55

 

8

FUD

57.5

9

FR

52.5

 

9

FW

57.5

10

FLF

67.5

 

10

FRN

35

11

FU

50

 

11

HS

42.5

12

FA

52.5

 

12

HW

55

13

HM

67.5

 

13

IYP

50

14

IY

37.5

 

14

IF

80

15

IK

47.5

 

15

IP

47.5

16

IHY

57.5

 

16

JML

72.5

17

IH

62.5

 

17

JF

42.5

18

LA

80

 

18

KA

35

19

MR

57.5

 

19

KIP

62.5

20

MAD

80

 

20

NO

52.5

21

MDP

75

 

21

RMU

40

22

QZ

50

 

22

RK

40

23

NR

75

 

23

RG

52.5

24

NF

50

 

24

RGL

67.5

25

NZ

72.5

 

25

RNF

67.5

26

NM

65

 

 

 

 

27

NA

80

 

 

 

 

28

NB

57.5

 

 

 

 

 

Jumlah

1737.5

 

 

Jumlah

1370

 

N

28

 

 

N

25

 

1/N

0.035714

 

 

1/N

0.04

 

Rata-rata

62.05357

 

 

Rata-rata

54.8

 

SD

12.24846

 

 

SD

13.28611

 

SD2

150.0248

 

 

SD2

176.5208

 

N.SD2

4200.649

 

 

N.SD2

4413.021

 

DNK

12.303028

 

 

 

 

 

SDX

3.5075672

 

 

 

 

 

T – Value

2.0679774

 

 

 

 

 

=

=

=

=

= 3.5075672

=

= 2.0679774

Ready Text

 

 

Group 1

1. Sally was late for class because she got many works

2. Mary is taking a leave of absence from her job because of her health

3. He likes sugar, but the coffee he is drinking has too much

4. This morning I woke up after 5:00

Group 2

1. Harry was late for class because she got many works

2. Mary is taking a leave of absence from her job because of her influenza

3. She likes sugar, but the milk he is drinking has too much

4. Last Saturday I woke up after 5:00

Group 3

1. Mary is taking a leave of absence from her job because of her homework

2. Last Monday I got up after 5:00

3. She likes sugar, but the tea he is drinking has too much

4. Marry was late for class because she got many problems

Group 4

1. Hilary is taking a leave of absence from her job because of her homework

2. Last Friday I got up after 5:00

3. She likes sugar, but the tea he is drinking has too much

4. Marry was late for class because she got many problems

Group 5

1. Sally was late for class because she got many works

2. Mary is taking a leave of absence from her job because of her health

3. He likes sugar, but the coffee he is drinking has too much

4. This morning I woke up after 5:00

Group 6

1. Harry was late for class because she got many works

2. Mary is taking a leave of absence from her job because of her influenza

3. She likes sugar, but the milk he is drinking has too much

4. Last Saturday I woke up after 5:00

Group 7

1. Mary is taking a leave of absence from her job because of her homework

2. Last Monday I got up after 5:00

3. She likes sugar, but the tea he is drinking has too much

4. Marry was late for class because she got many problems

Group 8

1. Hilary is taking a leave of absence from her job because of her homework

2. Last Friday I got up after 5:00

3. She likes sugar, but the tea she is drinking has too much

4. Marry was late for class because she got many problems

LESSON PLAN I

 

 

School : Madarasah Aliyah Negeri 3 Malang

Subject : English

Grade : III (three)

Program : Science

Semester : odd/I

 

 

 

Topic : Practice with idioms and phrasal verbs

Duration : 90 minutes

Level : Elementary

Materials : White board, tape recorder, Running Dictation (ready text),

TOEFL book preparation on listening comprehension (L9-L11).

Goals : Students are asked to understand when they listen to a statement.

This practice will at least make the students take one step to get

accustomed to hearing and understanding what they hear.

Objectives : By the end of the lesson the students will understand the

significance of listening in understanding some modification of

tenses (past, present continuous, and simple present tense).

 

ACTIVITIES:

Pre-listening activities:

The teacher explains briefly what the students will listen to. A discussion atmosphere is tried to be created.

They are asked to form a group of 4 to 5 students and name the group from group 1 until group 8.

Students will listen to the tape recorder, the teacher asks them to look at the book and take some notes.

Going out from the classroom to the school yard to do Running Dictation.

Whilst-listening Activities

The teacher put the Running Dictation material (ready text) in the wall/tree

Doing running dictation

Post-listening Activities

The teacher asks the students to write the best answer. They are stimulated to talk and participate in the activity in each group

Then the teacher asks one member in each group to write the answer on the white-board and make a discussion why the answer is correct or wrong.

The teacher, together with the students make a reflection about what they have studied in the meeting.

 

 

Running Dictation

Pendahuluan.

“Running Dictation” adalah salah satu game / permainan dalam pembelajaran Bahasa Inggris yang memadukan ke-empat ketrampilan, listening, speaking, reading dan writing. Dalam beberapa laporan ilmiah, dilaporkan bahwa Running Dictation terbukti meningkatkan motivasi belajar karena dipandang menarik dan sesuai untuk segala umur.

Dalam perjalanan selanjutnya, game ini bias divariasikan untuk pelajaran lain, terutama untuk variasi penugasan ataupun pemberian ulangan harian.

Permainan ini sebaiknya dilaksanakan diluar kelas, karena memang dibutuhkan areal yang luas untuk berlari dan menbdiktekan text. Jika kondisi kelas memungkinkan (jumlah siswa sedikit, ukuran kelas memenuhi), maka bukan tidak mungkin untuk dilaksanakan di dalam kelas.

 

Langkah-langkah Running Dictation.

  1. Persiapan

ü Memilih text yang akan digunakan sebagai bahan (disesuaikan dengan topic / pokok bahasan yang akan dibahas)

ü Menempelkan text tersebut dikertas berwarna yang cerah sehingga menarik untuk dibaca (masing-masing kelompok textnya berbeda secara isi namun jumlah kata, tingkat kesulitan, dan topic kurang lebih seimbang) selanjutnya disebut ready-text

ü Menyiapkan selotip (isolasi), Gunting, Kertas jawaban masing-masing kelompok

 

 

 

 

  1. Pelaksanaan di kelas / dilapangan

ü Menempelkan ready-text di tempat yang memungkinkan (di dinding, di pohon, di lantai, dsb).

ü Menyiapkan tempat duduk untuk para sekretaris kelompok dengan jarak ± 25 meter dari ready text dengan harapan mereka bisa mendiktekan dari jaran yang lebih dekat dan seandainya mereka berteriak dari jarak itu tidak terdengar.(harus lari mendekat)

ü Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok (masing-masing group terdiri dari 4 sampai 5 siswa/i)

ü Masing-masing kelompok menyiapkan seorang sekretaris dan seorang pelari. Anggota yang lain sebagai pembantu dan menggantikan pelari pertama manakala pelari pertama sudah lelah.

ü Memberitahukankan peraturan permainan kepada semua group:

1. Group yang tercepat diberi score tinggi

2. Tulisan hasil akhir harus sama persis dengan ready-text

3. Penilaian diambil dengan cara menkombinasikan hasil kecepatan dan ketepatan dari masing-masing kelompok.

4. Score kecepatan dikurangi dengan score kesalahan yang dilakukan oleh masing-masing group

5. Pemenang permainan ini adalah mereka yang mendapatkan score yang tinggi dari hasil kombinasi

6. Waktu yang tersedia adalah 15 menit (disesuaikan)

  1. Penilaian

Mengoreksi hasil akhir dari masing-masing group. Koreksi bisa dilakukan oleh group lain sehingga terjadi penilaian teman sejawat

Notes:

ü Selama permainan berlangsung, semua pemain boleh meneriakkan yel-yel untuk mendukung temannya sehingga pemainan berlangsung meriah

ü Guru menjadi juri utama dari permainan ini

Variasi

Permainan ini bisa dilakukan untuk memberikan tugas atau ulangan kelompok dengan cara menuliskan tugas-tugas/soal-soal ulangan dikertas berwarna sebagai ready-text

Penutup

Running dictation ini adalah bersifat pakem/rekreatif, oleh karena itu tidak ada salahnya untuk dicoba pada pembelajaran yang anda lakukan di tempat masing-masing. Mudah mudahan cara ini membawa manfa’at bagi kita semua dan membuat anak didik kita lebih giat belajar. Selamat Mencoba, semoga Allah memberikan ridlonya pada kita semua.

 

 

Malang, 16 Agustus 2005

Penulis,

Widayanto

Guru Bahasa Inggris MAN 3 Malang

 

LISTENING COMPREHENSION

TEST 1

Part A

DIRECTIONS

For each problem in part A, you will hear a short statement. The statements will be spoken just one time. They will not be written out for you, and you must listen carefully in order to understand what the speaker says.

When you hear a statement, read the four sentences in your test book and decide which one is closest in meaning to the statement you have heard. Then, on your answer sheet, find the number on the problem and mark your answer.

 

1. (A) Sally went to the wrong class.

(B) Sally was late for class because she got lost.

(C) Sally missed the class.

(D) Sally had some trouble finding the class, but she arrived on time.

 

2. (A) Jane is going on vacation.

(B) Jane is leaving her job temporarily for health reason.

(C) During the summer, Jane often misses work because of illness.

(D) Jane is sick of working all the time.

 

3. (A) Henry arrived at work on time this morning.

(B) Henry was two hours late this morning.

(C) Henry worked late today.

(D) Henry was an hour late for work this morning.

 

4. (A) I’m not sure which type of flowers Jane sent me.

(B) Jane received many kinds of flowers.

(C) I received many kinds of flowers from Jane.

(D) I appreciate Jane’s sending me flowers when I was ill.

 

5. (A) William slept all the way from Georgia to New York.

(B) George didn’t sleep at all on the trip.

(C) William was half-asleep all the time that he was driving.

(D) William didn’t sleep at all on the trip.

 

6. (A) Too many people came to the meeting.

(B) There were not enough people at the meeting to inspect the documents.

(C) We had expected more people to come to the meeting.

(D) There were not enough seats for all people.

 

7. (A) The professor said he was sorry that he had not announced the test sooner.

(B) The professor was sorry that he had forgotten to bring the test to the class.

(C) The professor was sorry that he hadn’t given the test earlier.

(D) The professor said he was sorry that he had not given the results of the test sooner.

8. (A) Mary is taking a leave of absence from her job because of her health.

(B) Mary is not going to return to her job.

(C) Mary is right to quit her job.

(D) Mary did very good work, but now she is quitting her job.

 

9. (A) John will be able to buy groceries.

(B) John doesn’t have enough money to buy groceries.

(C) John wouldn’t buy groceries even if he had enough money.

(D) John can’t find his grocery money.

 

10. (A) Harry sold no magazines.

(B) Harry only sold one magazine.

(C) Harry has never sold as many magazines as he sold today.

(D) Harry sold five magazines at one house.

 

11. (A) Eight people came to the rally.

(B) Forty people came to the rally.

(C) One hundred sixty people came to the rally.

(D) One hundred people came to the rally.

 

12. (A) We are going to meet Fred and Mary at the movies if we have time.

(B) We went to the movies with Fred and Mary, but the theater was closed.

(C) We couldn’t meet Fred and Mary at the movies because we didn’t have any money.

(D) Fred and Mary were supposed to meet us at the movies, but their car broke down.

 

13. (A) Frank told the contractor to do the work in spite of the cost.

(B) Frank told the contractor that the price was too high.

(C) Frank cannot afford the work on his house.

(D) Frank repaired his own house.

 

14. (A) I studied last night because I had to.

(B) I tried to study last night, but the material was too hard.

(C) I couldn’t study last night because I was very tired.

(D) I studied last night because I was bored.

 

15. (A) John was supposed to give the awards at the banquet, but he didn’t.

(B) John was given an award, but he refused it.

(C) John didn’t go to the banquet.

(D) John went to the awards banquet, but he refused to give a speech.

 

16. (A) Edna goes to a movie every year.

(B) Edna hasn’t gone to the movie yet this year, but last year she did.

(C) Edna doesn’t go to a movie unless she has the time.

(D) Edna hasn’t seen a movie for a long time.

 

17. (A) He is out of sugar.

(B) He puts only sugar on his coffee.

(C) There isn’t enough sugar in his coffee.

(D) He likes sugar, but the coffee he is drinking has too much.

 

18. (A) Arnold was embarrassed because his date wanted to pay for her own meal.

(B) Arnold has less than $ 15.

(C) Arnold didn’t want hit date to know how much the food cost.

(D) Arnold didn’t want to pay for his date’s meal.

 

19. (A) George didn’t have $ 1,000 for the man.

(B) George wanted more than $ 1,000 for the car.

(C) George agreed to take $ 1,000 for his car.

(D) George thought that $ 1,000 was too much to pay for a used car.

 

20. (A) Harvey turned around to answer the teacher’s question.

(B) Harvey is an intelligent student.

(C) Harvey must have been embarrassed.

(D) Harvey looked in the red book for the answer to the question.

 

 

LISTENING COMPREHENSION

TEST 2

Part A

 

1. (A) John believes that Swiss cheese is no longer delicious.

(B) John says that the Swiss cheese makes delicious better.

(C) Swiss cheese is the best cheese in John’s opinion.

(D) There are many better cheeses than Swiss in John’s eyes.

2. (A) The game is temporarily delayed because of rain.

(B) There will be no game if it rains.

(C) There will be a game regardless of the weather.

(D) It rains every time there is a game.

3. (A) The class began at 1:45.

(B) The professor arrived at 1:15.

(C) The class began at 1:00.

(D) The class will begin at 2:00.

 

4. (A) Mary works in a nursery.

(B) Mary’s children stay in a nursery while she works.

(C) Mary takes her children to work with her.

(D) Mary’s children are ill today.

 

 

5. (A) She knew the answer to the question.

(B) She has read the material, but she didn’t know the answer.

(C) She was not prepared for class.

(D) Even though she hadn’t read the material, she knew the answer.

 

6. (A) Thirty people returned the evaluation forms.

(B) Sixty people filled out the evaluation forms.

(C) Eight people returned their forms.

(D) Only thirty people received the evaluation forms.

 

7. (A) Peter is a professional musician.

(B) Peter is very talented, but he will never be a professional musician because he doesn’t practice.

(C) Peter practices every day, but he will never be a professional musician.

(D) Peter doesn’t want to be a professional musician because he wants to practice law.

 

8. (A) If the weather is nice, we intend to spend the weekend at home.

(B) If the nice weather holds out, we’ll spend the weekend in the country.

(C) If the weather were nicer, we would spend the weekend in the country.

(D) If the weather gets nicer, we’ll spend the weekend in the country.

 

9. (A) Dan and his family will move to Florida when he quits his job here.

(B) As soon as Dan’s new job in Florida is confirmed, he and his family will move there.

(C) Dan wants to move to Florida, but he can’t find a job there.

(D) Dan plans to move to Florida when he retires.

 

10. (A) Only the seven-year-old boy saw the terrible accident.

(B) No one at all saw the seven-year-old’s terrible accident.

(C) The seven-year-old boy saw no one in the accident.

(D) No one in the terrible accident saw the seven-year-old boy.

 

11. (A) My father doesn’t like fishing on a hot , summer day.

(B) Although my father likes fishing, he doesn’t want to do it on a hot, summer day.

(C) Fishing is my father’s favorite enjoyment on a hot, summer day.

(D) My father loves to eat hot fish for breakfast in the summer.

 

12. (A) Louise writes and speaks Spanish equally well.

(B) Louise both writes and speaks Spanish, but she writes better.

(C) Even though Louise writes Spanish, She speaks it better.

(D) Louise doesn’t like to write Spanish, but she speaks it.

13. (A) When the production had begun, the actors realized that they should have practiced more.

(B) Before the production began, the actors reviewed their lines one more time.

(C) Although the actors had practiced for months, the production was a flop.

(D) The actors went to the theater in two separate cars.

14. (A) Ms. Daly gave the class an assignment.

(B) Ms. Daly gave the students a hand with their assignments.

(C) Ms. Daly asked the students to turn their assignments.

(D) Ms. Daly asked the students to raise their hands if they wanted to ask a question about the assignment.

 

15. (A) Peter and Lucy missed the homework assignment, but they turned it in later.

(B) Peter and Lucy hate each other since their argument.

(C) Peter and Lucy caught a baby squirrel, but they soon let it go.

(D) Peter and Lucy had an argument, but now they are friends again.

16. (A) This morning I woke up after 7:30.

(B) My alarm clock did not work this morning.

(C) This morning I woke up at 7:30, but usually wake up earlier.

(D) I slept over at a friend’s house last night.

 

17. (A) If we go on vacation, Mary will stay at our house.

(B) After we return from vacation, we are going to buy a dog.

(C) Mary will take care of our dog while we are on vacation.

(D) Mary will be very tired after the long vacation.

 

18. (A) John arrived at 9:00.

(B) John arrived at 8:00.

(C) John should have arrived at 8:00, but he didn’t.

(D) John arrived too late to eat.

 

19. (A) The game of golf originated in the United States.

(B) The game of golf is very popular in Scotland.

(C) The game of golf originated in the United States, but now it is more popular in Scotland.

(D) The game of golf originated in Scotland, but now it is more popular in the United States.

 

20. (A) I saw my aunt and uncle thirteen years ago.

(B) My aunt and uncle arrived thirty years ago.

(C) I haven’t seen my aunt and uncle for thirty years.

(D) I see my aunt and uncle once every thirteen years.

 

 

 

 

 

 

 

 

Answer sheet

 

Name: __________________

Class: __________________

 

For test 1 For test 2

1. (A) (B) (C) (D)

2. (A) (B) (C) (D)

3. (A) (B) (C) (D)

4. (A) (B) (C) (D)

5. (A) (B) (C) (D)

6. (A) (B) (C) (D)

7. (A) (B) (C) (D)

8. (A) (B) (C) (D)

9. (A) (B) (C) (D)

10. (A) (B) (C) (D)

11. (A) (B) (C) (D)

12. (A) (B) (C) (D)

13. (A) (B) (C) (D)

14. (A) (B) (C) (D)

15. (A) (B) (C) (D)

16. (A) (B) (C) (D)

17. (A) (B) (C) (D)

18. (A) (B) (C) (D)

19. (A) (B) (C) (D)

20. (A) (B) (C) (D)

1. (A) (B) (C) (D)

2. (A) (B) (C) (D)

3. (A) (B) (C) (D)

4. (A) (B) (C) (D)

5. (A) (B) (C) (D)

6. (A) (B) (C) (D)

7. (A) (B) (C) (D)

8. (A) (B) (C) (D)

9. (A) (B) (C) (D)

10. (A) (B) (C) (D)

11. (A) (B) (C) (D)

12. (A) (B) (C) (D)

13. (A) (B) (C) (D)

14. (A) (B) (C) (D)

15. (A) (B) (C) (D)

16. (A) (B) (C) (D)

17. (A) (B) (C) (D)

18. (A) (B) (C) (D)

19. (A) (B) (C) (D)

20. (A) (B) (C) (D)

 

Good luck
Thanks

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About widayantoku

a teacher of English in East Java Indonesia
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 Responses to The Running Dictation Game

  1. nur says:

    aslmkum… bisa minta referensi tentang rnning dictation?/ tq

  2. Xzan Izza says:

    assalamualaikum…. pak cara mendapatkan buku-bukunya bagaimana ya pak… saya butuh sebagai refrensi skripsi…??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s